Manfaat Uroterapai (Terapi Air Kencing)

Melayu post Web – Terapi urin, yang juga disebut sebagai terapi auto-urine atau uroterapi, merupakan terapi penyembuhan holistik yang dikategorikan di bawah cabang pengobatan alternatif. Hal ini didasarkan pada kepercayaan bahwa minum air kencing sendiri dapat meningkatkan kesehatan.

Urotherapy menemukan penyebutan dalam teks kuno, terutama risalah Ayurveda klasik. Asal-muasalnya dapat ditelusuri berabad-abad lamanya ke negara-negara seperti Mesir, China dan India, di mana orang mengkonsumsi air kencing untuk kesehatan optimal atau menerapkannya pada kulit mereka untuk meningkatkan tekstur dan penampilannya. Meskipun banyak orang akan menganggap bahwa ingesting urine cukup memuakkan, bagi mereka yang berpikir untuk mengikuti terapi ini, berikut adalah beberapa informasi tentang efek samping terapi urin bersama dengan manfaat kesehatannya yang umum.

Meskipun mungkin tidak ada cukup bukti untuk menguatkan klaim mengenai manfaat terapi ini, banyak orang telah menemukan terapi ini sangat bermanfaat dalam pengobatan beberapa masalah kesehatan. Para pendukung uroterapi percaya bahwa urin terdiri dari agen imunisasi, enzim, protein, hormon, antibodi dan komponen lainnya. Dipercaya bahwa reintroduksi komponen ini ke dalam tubuh melalui konsumsi urine bisa menyembuhkan gangguan tertentu.

Para pendukung terapi penyembuhan holistik ini merujuk pada air kencing sebagai turunan dari darah dan bertentangan dengan menyebut air seni sebagai ‘limbah beracun’. Urine pada dasarnya merupakan hasil sampingan dari filtrasi oleh ginjal. Ginjal melakukan fungsi menjaga keseimbangan elektrolit dan cairan tubuh. Mereka menyaring kelebihan cairan, garam atau nutrisi, yang kemudian dikeluarkan sebagai urin.

Meski ada kekurangan bukti manfaat kesehatan dari uroterapi, belum banyak efek samping yang telah dilaporkan. Namun, jika Anda mengalami efek samping yang serius, sebaiknya hentikan terapi ini, dan segera menghubungi ahli kesehatan. Baca Juga : http://www.melayupost.info/2016/12/3-punca-kecing-berdarah.html