Rental Mobil Balikpapan Balikpapan

Rental mobil Balikpapan Balikpapan Kalimantan Timur dapat disewa untuk melakukan perjalanan ke lokasi wisata dengan jumlah rombongan yang cukup besar karena memiliki pilihan armada yang cukup lengkap dan dapat disesuaikan kebutuhan penyewa. Bukan lagi rahasia bahwa Balikpapan merupakan sebuah kota metropolitan yang menawarkan panorama alam nan indah, bahkan di jantung kota sekalipun. Salah satu destinasi wisata alam yang wajib dikunjungi ketika datang ke Balikpapan adalah Hutan Lindung Sungai Wain yang berlokasi di Km 23 dari jalur Balikpapan menuju Sumatera. Bagi yang hendak bepergian ke Samarinda dari Balikpapan maupun sebaliknya, tidak ada salahnya untuk mampir ke lokasi hutan perairan yang memiliki udara sejuk ini.

rental mobil balikpapan balikpapan

Rental mobil Balikpapan Balikpapan dapat mengakomodasi wisatawan yang ingin menggunakan jasa travel mobil dan hendak menuju Kawasan Hutan Lindung Sungai Wain dengan aman dan selamat. Hutan tersebut merupakan kawasan hutan yang di bagian dalamnya terdapat aliran sungai tenang, tetapi cukup dalam sehingga tidak diperkenankan bagi para turis untuk mencoba berenang di dalamnya. Tiket masuk yang ditetapkan untuk pengunjung pun tidak terlalu mahal, kurang lebih hanya Rp. 10.000,- per orang. Namun, pihak pengelola tidak menerima kunjungan personal dan hanya mengizinkan kunjungan berkelompok di mana mengenakan tarif mulai Rp. 350.000,- per rombongan dengan jumlah minimal 16 orang dan maksimal 35 orang. Tarif tersebut merupakan tarif reguler, sedangkan untuk VIP diterapkan tarif berbeda.

Rental mobil Balikpapan Balikpapan sangat mengenal medan perjalanan menuju Hutan Lindung Sungai Wain dengan baik, yang mana dapat menambah kenyamanan para penumpang. Di hutan tersebut, terdapat beragam flora dan fauna unik yang sulit ditemukan di wilayah lain, seperti Beruang Madu Bekantan, Orang Utan, Kantong Semar, dan Jahe Balikpapan yang hanya ada di kawasan hijau kota metropolitan tersebut. Dari harga paket yang dibayar, wisatawan akan ditemani pemandu, bertugas menjelaskan berbagai hal tentang flora dan fauna langka yang berstatus dilindungi di kawasan hutan lindung tersebut. Wisatawan juga diperbolehkan mengambil foto sepuas hati dan mengunggahnya di sosial media.